Sabtu, 24 November 2012

Untuk Kamu Yang Istimewa

Untuk kamu yang istimewa,
berbeda dari orang lain disekelilingmu. 
Walau aku tahu, bukan kamu yang meminta itu, 
Tuhan yang memberimu.
Ini bukan cobaan, ini anugerah, yakinlah.
Sedih memang, ketika mereka berlari, kau tertinggal
Ketika mereka bebas melakukan apa saja, 
kau terbatas.
tapi sedih tak ada guna, tak ada guna!

Ketika mata mata tajam itu memandangmu dengan beragam arti,
menghina mungkin?
menertawakan?
atau bahkan mengasihani, padahal kau tak memelas iba.
sakit? iya, aku tahu, hati ini sakit.

Tapi kamu bukan PECUNDANG!
Kamu bukan pecundang, 
tunjukkan, lemah tubuhmu tak selemah jiwamu.
Jiwamu kuat, aku tahu jiwamu kuat.
Jangan takut menembus batas batas fisikmu, coba lakukan sesuatu hal, 
buat mereka semua tercengang. 

Untuk kamu yang istimewa, 
anggap kekurangan fisikmu itu anugrah, 
sekali lagi buktikan, 
meskipun fisikmu lemah, jiwamu tak mau lengah. jiwamu harus tetap kuat.

Untuk kamu yang istimewa, kamu bukan pecundang.

-Anonymous, Penyandang Cacat Kaki, 17 Th-
Kebumen, 24112012

Selasa, 06 November 2012

Hidup, Aku Ingin Hidup!

Hidup. mengapa kau sulit dimengerti?
mencari apa yang tak pasti,
mencoba menciptakan tapi tak ada bahan.
semua itu untuk apa?
absurd!!!

Hidup, ada apa dengan diriku ini?
mudah semangat sekejap,
putus asa dikemudian.
berjalan mengendap-endap kedepan,
mundur seribu langkah kemudian.
bukankah, itu sia-sia?

Mati, masikah bisa aku mati?
hanya sia-sia, Tuhanpun enggan terima.
ibadah hanya sekenanya,
dosa segunung himalaya

Tuhan, bukankah tiada yang tak mungkin di hadapmu?
Aku hanya ingin mengalir seperti air,
membaur dengan apa itu tenang,
bergerak dengan tak perlu tergesa-gesa, namun sampai di tujuan
meraih apa itu asa, tanpa ada beban.

Semangat??!
Tak usah dikata,
sering kali bergelora,
tak jarang jua padam diterpa tak tau apa.

Hidup, aku ingin hidup!
mengalir seperti air.
dinaungi ampunan Tuhan
berkawan semangat,
dan tak takut Mati,
bisakah aku?
Kebumen, 061112

Kamis, 01 November 2012

Ini Tentang Aku, dan Hujan.

Hujan adalah satu waktu dimana semua rindu bisa terungkap
Disaat tetes tetes air surga itu turun, dan membawa rasa nyaman,
rasanya jiwa ini tenang.
Rasanya ada satu hal yang membawaku terbang menemui apa yang ingin kutemui
Menerbangkan lamunan, kemana ia suka

Hujan adalah teman,
teman untuk bercerita, meski ia tak mendengar
tapi terkadang hujan lebih paham.
paham, karna ia bersedia meluangkan waktunya
tuk sekedar menemaniku meluapkan apa itu sesak hati,
dan membawa sesak itu pergi bersamanya
Hujan adalah satu pengharapan,
dimana disana terukir doa dan ucapan,
terpatri mimpi-mimpi 
dan penyulut semangat ketika malas datang
dan memberi keyakinan, bahwa ada pelangi dibalik mendung nan gelap itu
Aku dan hujan, 
bukan sembarang teman, 
hanya saja aku suka ketika aku merasa nyaman
sungguh, aku suka hujan.
Kebumen, 01112012